UIN Bukittinggi Raih Penghargaan PTRG Award Pada Ajang PTRG Award III di Cirebon

Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia bertempat di UIN Siber Seykh Nurjati Cirebon.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada perguruan tinggi keagamaan Islam yang memiliki komitmen kuat dalam mengimplementasikan pengarusutamaan gender serta mewujudkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, setara bagi seluruh sivitas akademika, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

PTRG Award merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sebagai upaya mendorong penguatan kebijakan, tata kelola, serta budaya akademik yang responsif terhadap isu gender.

Pada kegiatan PTRG tahun 2026 ini, sebanyak 44 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti proses seleksi dengan mengisi borang penilaian beserta dokumen pendukung. Dari puluhan peserta tersebut, UIN Bukittinggi berhasil menjadi salah satu perguruan tinggi yang memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini diawali dengan proses penyusunan dan pengisian borang PTRG yang dilakukan secara komprehensif oleh Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LPPM UIN Bukittinggi, Dr. Linda Yarni, S.Ag., M.Si melalui sistem Litabdimas.

Pengisian borang dilengkapi dengan berbagai dokumen pendukung yang menggambarkan implementasi nyata kebijakan dan program responsif gender yang telah dijalankan oleh UIN Bukittinggi dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dalam proses penilaian, terdapat tujuh indikator utama yang menjadi acuan asesmen dengan total 20 sub indikator. Ketujuh indikator tersebut meliputi kelembagaan responsif gender, pendidikan dan pengajaran responsif gender, penelitian dan publikasi responsif gender, pengabdian kepada masyarakat responsif gender, tata kelola responsif gender, perencanaan dan penganggaran responsif gender, serta implementasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Setiap subindikator memiliki bobot penilaian yang berbeda dengan rentang skor antara 1 hingga 4 sesuai tingkat pemenuhan indikator yang telah ditetapkan.

Seluruh borang yang diajukan kemudian dinilai secara objektif oleh tim asesor yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pengarusutamaan gender serta pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan kelengkapan dokumen, tetapi juga melihat konsistensi implementasi kebijakan, keberlanjutan program, serta dampaknya terhadap terciptanya lingkungan akademik yang inklusif dan berkeadilan.

Hasil penilaian diumumkan pada hari ketiga pelaksanaan PTRG Award III yang berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Kamis, 2 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, UIN Bukittinggi secara resmi diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan PTRG Award III.

Penghargaan yang diraih tahun ini merupakan penghargaan PTRG Award ketiga bagi UIN Bukittinggi. Namun demikian, capaian kali ini terasa lebih istimewa karena UIN Bukittinggi berhasil meningkatkan peringkat dibandingkan pada penyelenggaraan sebelumnya.

Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Bukittinggi untuk terus memperkuat budaya kampus yang inklusif, berkeadilan, dan menghargai kesetaraan. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi pengakuan atas kerja sama seluruh unit di lingkungan universitas yang telah berkontribusi dalam mendukung implementasi pengarusutamaan gender dan penguatan sistem pencegahan serta penanganan kekerasan seksual.

Selanjutnya UIN Bukittinggi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang responsif gender sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, humanis, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.