BUKITTINGGI
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis gender anak dan difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bukittinggi, Rabu, 23 September 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Sekolah Aman, Setara dan Inklusif”. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, setara, ramah anak, serta inklusif bagi peserta didik penyandang disabilitas.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan Ketua LP2M UIN Bukittinggi, Dr. H. Mudiddinur Kamal, M.Pd. Dalam sambutannya, menyampaikan harapan agar kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan bersama SLB Negeri 1 Bukittinggi dapat memberikan manfaat bagi kedua lembaga. “Semoga kedua lembaga mendapatkan manfaat dari kegiatan PkM ini,” ujar Dr. H. Mudiddinur Kamal. Menurutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bukan hanya menjadi bentuk pelaksanaan salah satu tugas perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana membangun kolaborasi dan menghadirkan kontribusi nyata UIN Bukittinggi bagi masyarakat.
Selanjutnya Kepala SLB Negeri 1 Bukittinggi, Erma, S.Pd. menyambut baik pelaksanaan Pengabdian ini dan berharap kerja sama antara SLB Negeri 1 Bukittinggi dengan UIN Bukittinggi dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Erma menyampaikan bahwa keberlanjutan kerja sama tersebut sangat penting dalam mendukung perkembangan peserta didik, terutama agar para siswa semakin mandiri, memperoleh berbagai inovasi pembelajaran, serta memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka. “Kerja sama ini tetap berlanjut, supaya siswa mandiri, mendapatkan inovasi dan mendapatkan skill,” ungkap Erma.
Tema “Sekolah Aman, Setara dan Inklusif” menjadi landasan penting dalam kegiatan Pengabdian ini. Konsep sekolah inklusif menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya, tanpa diskriminasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman dan kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan anak, kesetaraan, penghormatan terhadap keberagaman, serta pemenuhan hak-hak peserta didik difabel dalam lingkungan pendidikan. Selain itu, kegiatan pengabdian juga menjadi ruang bagi sivitas akademika UIN Bukittinggi untuk berinteraksi secara langsung dengan pihak sekolah dan peserta didik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pengalaman, inovasi, serta penguatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan siswa di SLB.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tim LP2M UIN Bukittinggi serta pendamping dari mahasiswa UIN Bukittinggi. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan Pengabdian ini, LP2M UIN Bukittinggi berharap sinergi dengan SLB Negeri 1 Bukittinggi dapat terus dikembangkan. Kolaborasi antarlembaga diharapkan mampu mendukung terwujudnya pendidikan yang semakin aman, setara, ramah anak, dan inklusif, sekaligus mendorong peserta didik difabel agar semakin mandiri dan memiliki keterampilan untuk menghadapi masa depan. Jnr


