Perkuat Internasionalisasi Kampus, UIN Bukittinggi Kirim Mahasiswa KKN ke Malaysia

UIN Bukittinggi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan berlangsung pada 18 Juni hingga 13 Juli 2026. Sebelum penetapan peserta, panitia telah melaksanakan proses seleksi terhadap 25 mahasiswa pendaftar. Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak enam mahasiswa dinyatakan lolos untuk mengikuti program KKN Internasional.

Hadir dalam pelepasan tersebut Rektor UIN Bukittinggi, Wakil rektor 1, Wakilr Rektor III, dekan FEBI, wakil dekan I FEBI, Ketua Jurusan, Ketua LPPM, Kapus di LPPM dan mahasiswa peserta KKN Internasional.

Ketua BP KKN UIN Bukittinggi, Dr. Arjoni, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan KKN ini merupakan salah satu upaya kampus untuk memperluas pengalaman akademik dan pengabdian mahasiswa di tingkat global. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berinteraksi di lingkungan akademik secara internasional yaitu bertempat di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Aidil Alfin, M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada LPPM, International Office, serta seluruh pimpinan universitas yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan kelanjutan dari berbagai program internasional yang sebelumnya telah diikuti mahasiswa pascasrjana UIN Bukittinggi, seperti Student Exchange dan Student Mobility ke Malaysia.

Sementara itu, Ketua LPPM, Dr. Muhiddinur Kamal, M.Pd, mengungkapkan bahwa program KKN Internasional sejatinya pernah dilaksanakan pada tahun 2019 di bawah pengelolaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama. Setelah itu, pengelolaan program KKN Internasional diserahkan kepada masing-masing Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), sehingga setiap kampus memiliki kesempatan untuk mengembangkan program serupa secara mandiri.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan universitas yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan memberikan arahan kepada mahasiswa. Selain menjalankan program KKN, mahasiswa juga akan magang internasional selama berada di Malaysia. Oleh karena itu, kepada mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan akademik, serta membangun jejaring internasional.

Pimpinan universitas juga memberikan apresiasi kepada LPPM sebagai penyelenggara yang telah berani mengambil langkah besar dengan menghadirkan kembali program KKN Internasional pada tahun 2026. Menurut mereka, pengalaman belajar dan pengabdian di luar negeri akan memberikan banyak hal baru bagi mahasiswa, terutama dalam mengenal budaya, lingkungan sosial, dan atmosfer akademik yang berbeda.

“Manfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan belajar di lingkungan baru akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi masa depan,”.

Program KKN Internasional ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi mahasiswa peserta, tetapi juga bagi pengembangan internasionalisasi UIN Bukittinggi. Selamat menjalankan kegiatan KKN semoga keselamatan, kesehatan dan kesuksesan menyertai kita semua.