Bukittinggi, 15 September 2026
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan SLB Negeri 1 Bukittinggi, Selasa (15/9/2026), bertempat di ruang Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Bukittinggi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program akademik dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari pihak LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi hadir Dr. H. Muhiddinul Kamal, M.Pd, selaku Ketua LP2M, Dr. H. Januar, M.Pd, selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Dr. Linda Yarni, M.Si., selaku Kepala Pusat Kurikulum dan Gugus Kendali Mutu LPM UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Sementara itu, pihak SLB Negeri 1 Bukittinggi diwakili oleh Erma, S.Pd, selaku Kepala SLB Negeri 1 Bukittinggi, bersama jajaran sekolah.
Sebelum penandatanganan MoU, kegiatan diawali dengan diskusi ringan antara Tim LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan pihak SLB Negeri 1 Bukittinggi. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membicarakan berbagai peluang dan bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Pembahasan diarahkan pada bagaimana potensi yang dimiliki perguruan tinggi dapat disinergikan dengan kebutuhan dan pengalaman SLB dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik berkebutuhan khusus.
Ketua LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. H. Muhiddinul Kamal, M.Pd., menekankan pentingnya kemitraan perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan sebagai bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi. Perguruan tinggi, menurutnya, tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata. Karena itu, kerja sama dengan SLB Negeri 1 Bukittinggi diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kontribusi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam bidang pendidikan.
Setelah diskusi dan pembahasan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah Memorandum of Understanding (MoU). Dari pihak LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, naskah MoU ditandatangani oleh Dr. H. Muhiddinul Kamal, M.Pd., selaku Ketua LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Sementara dari pihak SLB Negeri 1 Bukittinggi, naskah MoU ditandatangani oleh Erma, S.Pd., selaku Kepala SLB Negeri 1 Bukittinggi.
Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen kedua lembaga untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih kuat dan produktif. MoU diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai kegiatan bersama yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing pihak.
Kerja sama antara LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan SLB Negeri 1 Bukittinggi memiliki arti strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan yang humanis dan inklusif. Setiap peserta didik memiliki karakteristik, potensi, dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, pendidikan perlu memberikan ruang yang adil agar setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal.
Sebagai perguruan tinggi Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi memiliki tanggung jawab untuk turut mengembangkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, kepedulian, dan penghargaan terhadap martabat setiap individu. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi sekolah, guru, peserta didik, mahasiswa, dosen, serta masyarakat.
Penandatanganan MoU pada 15 September 2026 tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan inovasi serta kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. MoU ini bukan sekadar dokumen kerja sama, tetapi menjadi komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang produktif, memperkuat tridharma perguruan tinggi, dan menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, humanis, dan bermutu bagi masyarakat.


