Ramadhan Penuh Berkah, Ketua LPPM UIN Bukittinggi Ikut Turun ke Masyarakat di Kota Padang

Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Sabtu (28/2/2026). Ketua LPPM UIN Bukittinggi ikut turun langsung menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir bandang yang saat ini tinggal di hunian sementara (Huntara) dekat SMK Negeri 10 Padang, Lubuk Buaya.

Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat  Kota Padang yang terdampak bencana alam. Ketua LPPM ikut secara langsung mendampingi ketua ILUNI Pascasarjana UNP yang juga anggota DPR RI serta kepala emberkasi Haji Padang dan masyarakat Di Kecamatan Lubuk Buaya Kota Padang. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat oleh masyarakat yang masih berupaya bangkit pasca bencana yang melanda beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya Dr. Muhiddinur Kamal. M.Pd menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum memperkuat solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Ia menegaskan bahwa kepedulian tidak cukup hanya dalam bentuk empati, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi konkret.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar. Di tengah situasi ekonomi yang menantang dan pasca bencana, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk saling membantu,” ujarnya.

Selanjutnya ketua LPPM  menilai kegiatan berbagi di bulan Ramadhan menjadi wujud pengamalan nilai-nilai keagamaan yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga sosial. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana adalah bentuk nyata ukhuwah dan kebersamaan.

Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan pembagian langsung kepada warga penerima manfaat. Wajah haru dan rasa syukur tampak dari masyarakat yang menerima bantuan tersebut, yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara tokoh masyarakat dan warga terdampak. Suasana kekeluargaan yang tercipta memperlihatkan bahwa nilai gotong royong masih kuat tertanam di tengah masyarakat Kota Padang.
Aksi sosial ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial Ramadhan, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.